OmahForex Blog Analisa Indeks Saham Bursa Asia Mencoba Rebound

Bursa Asia Mencoba Rebound

Nikkei
Indeks Nikkei terjungkal kemarin, melanjutkan kejatuhan sesi sebelumnya, menyusul data manufaktur China yang memperlihatkan kontraksi untuk enam bulan berturut-turut. Selain itu, investor juga kecewa dengan data pembelanjaan modal yang mengindikasikan perlambatan investasi pabrik dan peralatan di Jepang. Penguatan yen memberi tekanan ekstra, yang membuat indeks Nikkei anjlok 3,8% ke 18.165,69.

Indeks Nikkei pagi ini terpantau menguat sekitar 1,3% pada kisaran 18.394,60. Sempat anjlok di awal perdagangan akibat koreksi dari bursa Dow Jones, Indeks Nikkei kemudian berhasil recovery berkat melemahnya mata uang yen. Penguatan dollar terhadap yen, yang pagi ini kembali diperdagangkan di atas 120.00, mendorong saham-saham eksportir mengalami kenaikan.

Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi terdampar di zona merah akibat data manufaktur China dan kinerja ekspor Korsel yang mengecewakan. Investor khawatir dengan dampak kondisi di China terhadap ekonomi global. Mereka juga menunggu kejelasan prospek suku bunga AS jelang data ketenagakerjaan. Bursa tetap fluktuatif tanpa ada petunjuk sampai ketidakpastian di AS dan China tuntas.  Indeks Kospi merosot 1,4% ke 1.914,22.

Buruknya data manufaktur China telah memberikan tekanan pada bursa saham global, termasuk indeks Dow Jones yang semalam mengalami koreksi hampir 3%. Koreksi tersebut kemudian menyeret bursa saham di Asia, termasuk indeks Kospi, yang tadi pagi sempat mencatatkan level terendahnya pada 1.883,50. Indeks KOSPI juga tertekan akibat data pemerintah Korsel yang menunjukkan ekpsor mengalami penurunan 4,3% di bulan Juli, sementara import naik 0,7%. Meski mulai recovery, namun indeks KOSPI masih terpantau melemah sekitar 1,14% pada kisaran 1.892,40.

Rekomendasi

Hang Seng
Data manufaktur China turut membenamkan bursa saham Hong Kong. Aktivitas sektor manufaktur kontraksi bulan lalu, menimbulkan kekhawatiran soal hard landing. Indeks juga tertekan karena data yang menunjukkan penjualan ritel Hong Kong turun untuk bulan kelima.  Indeks Hang Seng melemah 2,2% ke 21.185,43.

Indeks Hang Seng Pagi ini masih berada di teritori negatif. Sentimen negatif dari bursa saham Shanghai, yang di awal perdagangan sempat anjlok sebesar 4,4% turut menekan indeks Hang Seng pagi ini. Selain itu, turunnya bursa saham di Wall Street makin memperberat sentimen. Semalam, indeks Dow Jones anjlok 469.68 poin (2.8%), ke level 16,058.35, NASDAQ jatuh 140.40 poin (2.9%) ke 4,636.10 dan S&P 500 turun 58.33 poin (3%) ke 1,913.85.

Rekomendasi

Tag: , ,