OmahForex Blog Analisa Indeks Saham Data Manufaktur China Rontokkan Bursa Asia

Data Manufaktur China Rontokkan Bursa Asia

Nikkei
Indeks Nikkei berakhir di bawah 19.000 dalam perdagangan kemarin, tertekan oleh aksi ambil untung. Sejak awal, indeks sudah diterjang profit taking yang memanfaatkan kenaikan 1300 poin dari tiga sesi sebelumnya. Selain itu, buruknya performa bursa regional dan data output industri Jepang turut memberi tekanan. Indeks Nikkei melemah 1,3% ke 18.890,48.

Hari ini indeks Nikkei terjungkal 1,5% akibat mencuatnya kekhawatiran mengenai ekonomi global menyusul data manufaktur buruk dari China yang memperlihatkan kontraksi. Selain itu, kejatuhan Wall Street dan penguatan yen semakin mengurangi minat beli, terutama pada saham eksportir.  Tekanan ke saham ini mencerminkan bahwa sentimen investor masih rapuh.

Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berhasil mendulang kenaikan kemarin, meski tipis, didukung oleh reli saham otomotif. Ini merupakan penutupan positif untuk lima sesi berturut-turut. Sempat tertekan di awal sesi, indeks menutup perdagangan dengan hasil positif berkat reli saham Hyundai Motor dan Kia Motors. Samsung Electronics juga berkontribusi kenaikan. Indeks Kospi menguat 0,2% ke 1.941,49.

Hari ini, indeks Kospi gagal melanjutkan penguatan yang diraih kemarin, dengan sebagian besar saham unggulan didera aksi jual. Produsen baja Posco turun 1,3% dan produsen chip SK Hynix anjlok 2,7%. Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melorot 1%. Selain karena data manufaktur China dan kejatuhan Wall Street, tekanan dari data perdagangan Korsel yang memperlihatkan berkurangnya surplus.

Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng menguat tipis kemarin, mengakhiri bulan yang fluktuatif di mana indeks mencatat performa terburuk dalam empat tahun di tengah guncangan bursa saham global dan kekhawatiran soal ekonomi China. Indeks Hang Seng menguat 0,3% ke 21.60,58, tapi secara bulanan anjlok 12%, yang merupakan penurunan bulanan keempat kali berturut-turut dan performa terburuk sejak September 2011.

Indeks Hang Seng dibuka melemah 90,5% dalam perdagangan pertama September, setelah mencatat bulan terburuk dalam empat tahun di Agustus. Data manufaktur China yang menunjukkan kontraksi memicu aksi jual di bursa Hong Kong. Hal ini memberi tekanan ke indeks Hang Seng, yang terpantau melemah 0,4%. Dengan amblasnya saham China hingga 1,5%, minat beli semakin merosot.

Rekomendasi

Tag: , ,