OmahForex Blog Analisa Indeks Saham Saham Regional Menanjak Berkat Wall Street

Saham Regional Menanjak Berkat Wall Street

Nikkei
Indeks Nikkei berakhir positif kemarin berkat laporan keuangan emiten yang mengangkat optimisme investor mengenai prospek ekonomi Jepang. Selain itu, penguatan bursa China yang terjadi di saat data perdagangan yang buruk turut membantu sentimen. Saham defensif menjadi pilihan utama investor yang membawa indeks Nikkei menguat 0,7% ke 20.808,69.

Indeks Nikkei menyentuh level tertinggi dalam 2,5 bulan dan mendekati tertinggi 18 tahun hari ini menyusul reli Wall Street dan pelemahan yen. Saham eksportir kembali berjaya. Selain itu, laporan keuangan dari beberapa emiten besar yang memuaskan juga berperan mengangkat sentimen investor. Kini investor sedang menantikan laporan bulanan dari BOJ.

Kospi
Indeks Kospi terdampar di zona merah kemarin akibat aksi jual investor menyusul data perdagangan China yang memperlihat penurunan impor dari mitra dagang terbesar Korsel tersebut. Selain itu, prospek kenaikan suku bunga the Fed, yang tetap kuat pasca data payroll AS, masih membebani sentimen. Indeks Kospi ditutup melemah 0,35% ke 2003,17 setelah sempat jatuh sampai 1993,96 atau terendah sejak 9 Juli.

Indeks Kospi juga sedang bergerak positif hari ini, menguat 0,55% di awal perdagangan. Indeks rebound dari kejatuhan kemarin, dengan memanfaatkan penguatan Wall Street dan membaiknya sentimen global. Sektor otomotif dan teknologi masih menjadi pilihan utama investor, seperti Samsung Electronics dan Hyundai Motor.

Hang Seng
Indeks Hang Seng mencatat pelemahan kemarin karena data ekonomi China dan adanya prospek kenaikan suku bunga the Fed. Meski bursa saham China berhasil reli karena adanya rencana restrukturisasi beberapa perusahaan pengapalan besar dan sektor kunci, tidak memberi dorongan ke bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng turun 0,1% ke 24.521,11.

Indeks Hang Seng reli kencang hari ini menyusul penguatan tajam di Wall Street dan data pertumbuhan kredit China. Total pinjaman di sana mencapai 1,48 triliun yuan selama Juli, dua kali lipat prediksi. Ini bukti bahwa likuiditas dan kredit masih berlimpah meski ekonomi melambat. Indeks Hang Seng menguat 1,2%.

Tag: , ,