OmahForex Blog Analisa Indeks Saham Wall Street, China Benamkan Asia

Wall Street, China Benamkan Asia

Nikkei
Indeks Nikkei berakhir di zona merah pada Jumat menyusul penguatan yen akibat berkurangnya prospek kenaikan suku bunga the Fed. Aksi jual di Wall Street membuat investor mendapat alasan untuk melepas saham. Selain itu, kekhawatiran mengenai ekonomi China bertambah akibat data manufaktur yang buruk. Indeks Nikkei melemah 0,9% ke 20.033,52, terendah sejak 10 Juli.

Dalam perdagangan hari ini, indeks Nikkei langsung dibuka tersungkur 1,8%, ke level terendah dalam lima bulan karena penguatan yen dan di tengah meningkatnya kekhawatiran soal ekonomi China. Kejatuhan tajam dollar atas yen menambah alasan bagi investor untuk menjual saham di saat belum ada berita positif.

Kospi
Pukulan aksi jual masih membuat indeks Kospi terkapar dan terdampar di level terendah dalam dua bulan. Ketegangan antara Korsel dan Korut menambah volatilitas pasar yang sudah resah dengan kondisi ekonomi global. Analis mengatakan biasanya ketegangan seperti ini datang dan pergi. Kalaupun mereda, kekhawatiran mengenai ekonomi China masih menyelimuti. Indeks Kospi anjlok 1,5% ke 1.885,12.

Hari ini, indeks Kospi melanjutkan kejatuhannya akibat Wall Street dan isu ekonomi China. Kejatuhan indeks Dow hingga 3% dan mencuatnya keresahan mengenai perlambatan ekonomi China tak pelak membuat investor, terutama asing, tetap melepas saham. Soal geopolitik, Korsel dan Korut sedang mengadakan pembicaraan, namun ketegangan ini tetap menjadi alasan berjualan.

Hang Seng
Indeks Hang Seng terjungkal ke level terendah dalam delapan bulan karena data manufaktur China yang menegaskan kontraksi. Selainn itu, aksi jual ini terjadi di tengah kejatuhan saham global. Bursa saham dibombardir oleh rentetan berita negatif, menyebabkan indeks jatuh selama lima sesi berturut-turut. Indek Hang Seng merosot 1,8% ke 22.757,47.

Senin, indeks Hang Seng terjun bebas dengan langsung jatuh 3,5%, di tengah kejatuhan saham global. Hang Seng mengikuti kejatuhan bursa China, di mana indeks Shanghai terjungka 5,2% meski otoritas mengeluarkan kebijakan baru, yaitu mengizinkan dana pensiun beli saham. Langkah ini dapat mengalirkan ratusan miliar yuan ke bursa. Saham unggulan seperti HSBC dan China Mobile anjlok lebih dari 3%.

Tag: , ,